MODEL FUZZY LOGIC BERBASIS ANFIS DALAM PENENTUAN POLA TANAM Oryza sativa

Eva Gusmira, Try Susanti, Arif Ma’rufi

Abstract


Abstrak

Pergeseran datangnya musim hujan akan menyebabkan kegagalan panen dan akan merugikan petani. Untuk mengatasi hal ini dilakukan penelitian yang bertujuan untuk memprediksi pola tanam padi dan waktu tanam yang sesuai berdasarkan tabiat data curah hujan selama lima belas tahun (2001–2015) di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Daerah penelitian meliputi empat kecamatan yang didasarkan dari luasnya sawah tadah hujan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Prediksi curah hujan digunakan metode analisis Fuzzy Logic berbasis ANFIS. Data yang digunakan adalah data curah hujan bulanan observasi 10 tahun yaitu dari tahun 2006–2015. Data diambil dari Stasiun Iklim Jambi. Data asimilasi diambil selama 15 tahun yaitu dari tahun 2001–2015. Hasil Penelitian ini menunjukkan pola curah hujan bulanan rata-rata di setiap kecamatan berbentuk pola ekuatorial dengan dua puncak curah hujan yaitu pada bulan April dan November. Waktu tanam dapat dilakukan dua kali dalam setahun, waktu tanam pertama dimulai pada bulan Maret dan waktu tanam kedua pada bulan Oktober. Hasil analisa dapat digunakan pemerintah Kabupaten Kerinci sebagai acuan dalam memberikan sosialisasi kepada petani mengenai pola tanam dan waktu tanam padi sehingga dapat menghasilkan panen yang optimal.

Abstract

The shift in the coming rainy season will cause crop failure and will harm the farmers. To overcome this study conducted to predict rice cropping pattern and appropriate planting time based on the characteristics of rainfall data for fifteen years (20012015) in Kerinci Regency of Jambi Province. The research area covers four districts based on the number of rainfall rice fields. The method  used a  descriptive method with the survey technique. The prediction of rainfall is used ANFIS Fuzzy Logic analysis method. The data is used  the monthly rainfall data with observation  for 10 years from 2006 to 2015. The data had taken from the Jambi Climate Station.  The assimilation data had taken for 15 years from 2001 to 2015. The results of this study showed the average monthly rainfall pattern in each sub-district in the form of equatorial pattern with two peaks rainfall that is in April and November. Planting time can be done twice a year, the first planting time begins in March and the second planting time in October. The result of analysis can be used by the Kerinci Regency government as a reference in providing socialization to farmers regarding cropping patterns and planting time of rice so that they can produce maximum crop yield.


Keywords


ANFIS; Curah hujan; Fuzzy logic; Kabupaten Kerinci; Tanaman padi; ANFIS; Curah hujan; Fuzzy logic; Kabupaten Kerinci; Tanaman padi

Full Text:

PDF

References


Dwiratna, N. P. S., Nawawi., & Asdak, C. (2014). Analisis curah hujan dan aplikasinya dalam penetapan jadwal dan pola tanam pertanian lahan kering di Kabupaten Bandung. Bionatuta-Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati dan Fisik, 15(1), 29-34.

Hadi, A. P., Danoendoro, P., & Sudaryanto. (2012). Penentuan tingkat kekeringan lahan berbasis analisa citra aster dan sistem informasi geografis. Majalah Geografi Indonesia, 26(1), 1-26.

Hidayat, T. (2011). Analisis perubahan musim dan penyusunan pola tanam tanaman padi berdasarkan data curah hujan di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Agrista, 15(3), 87-93.

Indriani, O., Wiresyamsi, A., & Sukmawati. (2011). Penetapan pola tanam berdasarkan model ARIMA di Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah. Agroteksos: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 21(1), 11-18.

Jang, J. Y. R., & Sun, C. T. (1995). Neuro-Fuzzy modeling and control. Proceedings of the International of Electrical and Electronics Engineers, 83(3), 378-406.

Pramudia, A., Koesmasyono, Y., Las, I., June, T., Astika, I. W., & Runtunuwu, E. (2008). Penyusunan model prediksi curah hujan dengan teknik analisis jaringan syaraf (neural network analysis) di sentra produksi padi di Jawa Barat dan Banten. Jurnal Tanah dan Iklim, 27, 11-20.

Prasetiyo, Y. T. (2002). Budi daya padi sawah TOT (tanpa olah tanah). Yogyakarta: Kanisius.

Suprihatno, B., Samaullah, Y., & Bambang, S. Pekan padi nasional (PPN) III BB Padi tampilkan inovasi teknologi galur harapan padi sawah toleran kekeringan. (23 Juli 2008). Tabloid Sinar Tani. Retrieved from http://www.litbang.pertanian.go.id/artikel/one/213/pdf

Tjasjono, B. (2004). Klimatologi umum. Bandung: ITB Press.

Trenberth, K. E., & Hoar, T. J. (1996). The 1990-1995 El Nino-Southern oscillation event: longest on record. Geophysical Research Letters, 23(1), 57-60.

Warsito, B., Tarno., & Sugiharto, A. (2009). Prediksi curah hujan sebagai dasar perencanaan pola tanam padi dan palawija menggunakan model general regression neural network. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 7(1), 71-80.

Yoshida, S. (1981). Fundamentals of rice crop science. Los Baños: The International Rice Research Institute.




DOI: https://doi.org/10.15408/kauniyah.v11i2.6983 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under a CC-BY- SA.

Indexed By:

/public/site/images/rachma/logo_moraref_75 /public/site/images/rachma/logo_google_scholar_75_01 /public/site/images/rachma/logo_isjd_120 /public/site/images/rachma/logo_garuda_75 /public/site/images/rachma/logo_crossref_120/public/site/images/rachma/logo_base_2_120 /public/site/images/rachma/neliti-blue_75   /public/site/images/rachma/dimensions-logo_120