Perspektif Jurnalisme Profetik Pada Reportase Investigatif Episode “Geliat PSK ABG” di Trans TV

Umi Kulsum, Deden Mauli Darajat

Abstract

Kehadiran program reportase investigasi diminati penonton selain karena substansi pemberitaannya yang mendalam juga sarana kritik sosial. Di antaranya adalah episode Geliat PSK ABG Trans TV yang ditayangkan pada 8 Februari 2015, yang mengungkap praktik prostitusi di salah satu sekolah di Jawa Barat. Menariknya, guru mengetahui bahkan terlibat dalam praktik prostitusi tersebut. Artinya, kasus prostitusi saat ini tidak hanya melibatkan orang dewasa tetapi telah menyasar anak sekolah. Alasan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan finansial yang tidak tercukupi, dan mirisnya hal ini menjadi hal lumrah. Selain itu tayangan yang berdurasi 15 menit ini banyak menggunakan simbol-simbol Islam, seperti penggunaan kata alim dan pelibatan wanita berjilbab.

Untuk memahami wacana tersebut, penelitian ini menggunakan metode analisis wacana Teun A. Van Dijk. Metode ini menganalisis suatu wacana dilihat dari tiga level, yaitu teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Untuk data kognisi sosial dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan produser tayangan tersebut, sementara konteks sosial diteliti dengan mengkaji isu yang berkembang di masyarakat. Adapun pendekatan penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. 


Full Text: PDF

DOI: 10.15408/jsj.v1i2.14579

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Studi Jurnalistik