Keyakinan Agama dan Hubungannya dengan Perilaku Merokok pada Pelajar Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah di Kota Depok

Yuyun Umniyatun, Mochamad Iqbal Nurmansyah

Abstract

Salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia ialah perilaku merokok. Agama menjadi salah satu determinan sosial kesehatan tentunya memiliki pengaruh terhadap perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keyakinan atas nilai-nilai agama dan pengetahuan tentang fatwa merokok terhadap perilaku merokok pada pelajar Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Januari 2018 di 6 sekolah di Kota Depok. Consecutive sampling method digunakan dalam pemilihan sampel. Jumlah sampel yakni sebesar 587 pelajar. Self-administered kuesioner digunakan dalam pengumpulan data. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan dalam penelitian ini. Jumlah perokok dalam penelitian ini sebesar 16,9% dengan mayoritas perokok berjenis kelamin laki-laki 35,2% dan berusia lebih dari 17 tahun 25,7%. Terdapat hubungan signifikan antara keyakinan dalam agama bahwa merokok merupakan tindakan merusak diri, tidak bermanfaat dan pemborosan teradap perilaku merokok (p-value: 0,000; 0,000; 0,000). Terdapat hubungan yang signifikan atas tanggapan terhadap Fatwa Merokok baik yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah maupun MUI terhadap perilaku merokok. Pelajar yang tidak setuju dengan Fatwa Merokok Muhammadiyah berpeluang 2,22 kali lebih tinggi untuk menjadi perokok. Keterlibatan tokoh maupun organisasi sosial keagamaan dapat menjadi salah satu komponen untuk peningkatan efektifitas dalam upaya pengendalian tembakau.


References

Khayat MH. Islamic Ruling on Smoking. Alexandria, Egypt: WOrld Health Organization Regional Office for the Eas; 2000.

Brown QL, Linton SL, Harrell PT, Mancha BE, Alexandre PK, Chen KF, et al. The influence of religious attendance on smoking. Subst Use Misuse. 2014;

Afrashteh S, Ghaem H, Gholami A, Tabatabaee HR, Abbasi-Ghahramanloo A. Cigarette smoking patterns in relation to religiosity and familial support among Iranian university students: A latent class analysis. Tob Induc Dis. 2018;

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil Utama Riskesdas 2018 [Internet]. Jakarta; 2018. Available from: http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil Riskesdas 2018.pdf

World Health Organization. Prevalence of Tobacco Smoking [Internet]. 2016 [cited 2019 Nov 28]. Available from: http://gamapserver.who.int/gho/interactive_charts/tobacco/use/atlas.html

Elhady A. Islamic Reform Movement In Indonesia : Role Of Muhammadiyah In Social Empowerment. Int J Acad Res Bus Soc Sci. 2017;7(8):340–50.

Auton AR. Fatwa Haram Merokok Majlis Tarjih Muhammadiyah. RIGHT J Agama dan Hak Azazi Mns. 2012;1(2):312–42.

Elkalmi RM, Alkoudmani RM, Elsayed TM, Ahmad A, Khan MU. Effect of Religious Beliefs on the Smoking Behaviour of University Students: Quantitative Findings From Malaysia. J Relig Health. 2016;55(6):1869–75.

Yong HH, Hamann SL, Borland R, Fong GT, Omar M. Adult smokers’ perception of the role of religion and religious leadership on smoking and association with quitting: A comparison between Thai Buddhists and Malaysian Muslims. Soc Sci Med. 2009;69(7):1025–31.

Byron MJ, Cohen JE, Gittelsohn J, Frattaroli S, Nuryunawati R, Jernigan DH. Influence of religious organisations’ statements on compliance with a smoke-free law in Bogor, Indonesia: A qualitative study. BMJ Open. 2015;5(12).

Aditama TY. Smoking problem in Indonesia. Med J Indones. 2002;11(1):56–65.

Ghouri N, Atcha M, Sheikh A. Influence of Islam on smoking among Muslims. Vol. 332, British Medical Journal. 2006. p. 291–4.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.