Gambaran Faktor Agama dalam Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Ciputat Tangerang Selatan

Narila Mutia Nasir

Abstract

Salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia adalah penggunaan kontrasepsi. Banyak aspek yang mungkin
mempengaruhi penggunaan kontrasepsi termasuk didalamnya adalah faktor agama. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat gambaran faktor agama dalam penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Ciputat, Tangerang
Selatan, Indonesia. Desain studi penelitian ini adalah cross-sectional. Sembilan puluh enam wanita usia subur
dipilih secara purposive sebagai responden. Mereka diwawancarai dengan menggunakan kuesioner yang terstruktur
di rumah mereka masing-masing. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa Islam
adalah mayoritas agama yang dipeluk oleh responden (99,0%). Sebanyak 62,5% responden menggunakan suntik
sebagai metode kontrasepsi. Sementara itu, tubektomi hanya digunakan oleh 5,2% responden. Walaupun 48,3%
pengguna kontrasepsi suntik mengatakan jenis kontrasepsi itu dilarang, tetapi mereka tetap mengguanakannya.
Selanjutnya, 40,0% responden yang menggunakan jenis kontrasepsi tubektomi menyatakan bahwa agamanya
tidak membolehkan metode tersebut. Agama mungkin tidak berperan penting dalam penelitian ini. Analisis lebih
lanjut dibutuhkan untuk menggali mengapa responden tetap menggunakan kontrasepsi meskipun mereka berpikir
metode tersebut tidak dibolehkan dalam agamanya.

References

Kementrian Kesehatan RI. Situasi Kesehatan Ibu. 2014.

BKKBN, BPS, Kemenkes RI U. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. 2017.

Srikanthan A, Reid RL. WOMEN ’ S HEALTH WOMEN ’ S HEALTH Religious and Cultural Influences on Contraception. Div Reprod Endocrinol Infertil Dep Obstet Gynecol Queen’s Univ Kingst. 2008;129–37.

Suseno MR. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kebutuhan Keluarga Berencana yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need for Family Planning) di Kota Kediri. J Kebidanan Panti Wilasa. 2011;2(1).

Dyah Pratiwi E, Sariyati S. Agama dengan Keikutsertaan Keluarga Berencana (KB) dan Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;3(1):1.

Shumayla S, Kapoor S. Knowledge, attitude, and practice of family planning among Muslim women of North India. Int J Med Sci Public Heal. 2017;6(5):847–52.

Bakibinga P, Mutombo N, Mukiira C, Kamande E, Ezeh A, Muga R. The Influence of Religion and Ethnicity on Family Planning Approval: A Case for Women in Rural Western Kenya. J Relig Health. 2016;55(1):192–205.

Wulandari S. Hubungan Faktor Agama dan Kepercayaan dengan Keikutsertaan KB IUD di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta. In: Rakernas AIPKEMA 2016. 2016. p. 427–31.

BPS. Kota Tangerang Selatan dalam Angka 2018. 2018.

Huda AN, Widagdo L, Widjanarko B. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Jombang-Kota Tangerang Selatan. J Kesehat Masy. 2016;4(1):461–9.

Sabila M, Maisya I. Gambaran Perilaku Wanitadalam Penggunaan Kontrasepsi Sterilisasi Wanita di Pamulang Kota Tangerang Selatan. J Kesehat Reproduksi. 2017;7(3):185–97.

Al-Fauzi. Keluarga Berencana Perspektif Islam Dalam Bingkai Keindonesiaan. J Lentera Kaji Keagamaan, Keilmuan dan Teknol. 2017;3(March):1–24.

Hartini. Pandangan Tokoh Agama Dan Budaya Masyarakat Terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi. Egalita J Kesetaraan dan Keadilan Gend. 2011;VI(2):142–54.

Setiasih S, Widjanarko B, Istiarti T. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKIP) pada Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Kendal Tahun 2013. J Promosi Kesehat Indones. 2016;11(2):32.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.