Drawing the Cause of Social Conflict in Pemilukada

Nadya Kharima

Abstract

Abstract. The rise of social conflicts generated in Pemilukada in different ways need an anticipated measure. If the problems continue to increase, Social Development Goals such as community development is difficult to realize while public will only be a victim. In this regard, this article intends to explore a case of social conflict during Pemilukada in Palopo City. This means understanding the causes of the emergence of social conflicts exists in during Pemilukada. Utilizing a qualitative research approach with exploration methods based on available sources, the analysis is performed by linking the existing conflict theory with the results of interviews and observations of the author. Findings indicates three points generating the emergence of social conflict, where each of them have a deterrent social conflict in Pemilukada.

 

Abstrak. Maraknya konflik sosial yang ditimbulkan dalam pemilukada di berbagai daerah sudah seharusnya dapat diantisipasi secara lebih baik. Karena jika masalah sosial ini terus mengalami peningkatan maka salah satu tujuan dari pembangunan sosial yaitu pengembangan masyarakat justru tidak akan terwujud karena masyarakat hanya akan menjadi korban dari konflik yang telah terjadi selama pemilukada berlangsung. Karena itu, penulis mencoba untuk melakukan penelitian berdasarkan salah satu kasus konflik sosial yang telah terjadi pada pemilukada yaitu di Kota Palopo. Berkaca dari konflik sosial yang terjadi dalam pemilukada di Kota Palopo, penulis mencoba menakar apa saja penyebab dari munculnya konflik sosial yang ada dalam pemilukada. Dengan menggunakan teknik penelitian kualitatif dengan metode ekplorasi berdasarkan sumber-sumber yang ada. Kemudian analisa dilakukan dengan menghubungkan antara teori konflik yang ada dengan hasil wawancara dan pengamatan penulis. Di mana dari analisa penulis telah ditemukan tiga hal yang menjadi penyebab dari munculnya konflik sosial, masing-masing dari ketiganya ini juga dapat menjadi pencegah terjadinya konflik sosial dalam pemilukada.


Keywords


pemilukada, social conflict, social development goals, pemilu kada, konflik sosial, pembangunan sosial

Full Text: PDF

DOI: 10.15408/empati.v7i1.10005

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.