KAJIAN ETNOSEMANTIK: KESEPADANAN MAKNA PERIBAHASA BERSUMBER NAMA BINATANG DALAM BAHASA INDONESIA DAN BERBAGAI BAHASA DAERAH

Maulina Hendrik

Abstract


Abstract: : This research aims to: (1) classify proverbs derived from animal names in Indonesian and regional languages; (2) to interpret the equivalence of the meaning of the proverb sourced by the name of the beast in the Indonesian language and regional languages; And (3) to know the reflection of cultural phenomena that appear based on the proverb derived from the name of the animal in Indonesian and local languages. The method used in this research is qualitative research method. The main data source in this research is a proverbial dictionary entitled "Set of Indonesian Proverbs from Aceh to Papua" by Imam Budhi Santosa (2009). The results obtained from this study: (1) The classification of the proverb category derived from animal names in Indonesian and various regional languages in this study includes several classifications of proverb style, namely (a) proverbs of antonymic parallelism, (b) proverbs of synonymous parallelism, and (c)) Proverbs of comparison parallelism. (2) Based on the classification that has been done, found 5 (five) proverbs that have interpretation of the equivalence of meaning. (3) In this research, can be revealed six reflection or portrait of society culture, that is portrait of Sundanese culture, Flores society, Dayak Maanyan community, Samawa society, Javanese society, and Balinese people.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) mengklasifikasikan peribahasa bersumber nama binatang dalam bahasa Indonesia maupun bahasa daerah; (2) menginterpretasi kesepadanan makna peribahasa bersumber nama binatang dalam bahasa Indonesia maupun bahasa daerah; dan (3) mengetahui cerminan gejala kebudayaan yang muncul berdasarkan peribahasa bersumber nama binatang dalam bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah kamus peribahasa yang berjudul “Kumpulan Peribahasa Indonesia dari Aceh sampai Papua” karya Imam Budhi Santosa (2009). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: (1) Klasifikasi kategori peribahasa bersumber nama binatang dalam bahasa Indonesia dan berbagai bahasa daerah dalam penelitian ini meliputi beberapa klasifikasi style peribahasa, yaitu (a) peribahasa paralelisme antonimi, (b) peribahasa paralelisme sinonimi, dan (c) peribahasa paralelisme perbandingan. (2) Berdasarkan klasifikasi yang telah dilakukan tersebut, ditemukan 5 (lima) buah peribahasa yang memiliki interpretasi kesepadanan makna. (3) Dalam penelitian ini, dapat terungkap enam cerminan atau potret budaya masyarakat, yakni  potret budaya masyarakat Sunda, masyarakat Flores, masyarakat Dayak Maanyan, masyarakat Samawa, masyarakat Jawa, dan masyarakat Bali. 


Keywords


Etnosemantik; Etnosemantic; equivalence of the meaning; proverbs; kesepadanan makna; peribahasa

Full Text:

PDF

References


Abrams, M.H. A Glossary of Literary Terms. New York: Holt Rinehart and Winston, 1981.

Chaer, Abdul. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.

Chaniago, Nur Arifin dan Bagas Pratama. 5700 Peribahasa Indonesia untuk SLTP, SMU, Universitas, dan Umum. Bandung: Pustaka Setia, 1998.

Danandjaja, James. Folklor Indonesia: Ilmu gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti, 2002.

Dayak, Anak. Tata Cara Penguburan Suku Dayak Maanyan. [Online]. Tersedia: http://lestaridayak.blogspot.com/2012/12/proses-penguburan-suku-dayak-maanyan.html. [14 Juni 2013], 2010.

Hanifah, Anita Nur. “Kajian Struktural Nama Binatang dalam Peribahasa Bahasa Inggris” dalam Jurnal Linguistika Akademia , Vol.2, No. 3, hal. 378-389. 2013.

Hidayat, Rachmat Taufik dkk. Peperenian Urang Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama, 2005.

Kusuma, Barry. Inilah Balapan Sapi Tradisional Indonesia. [Online]. Tersedia: http://travel.kompas.com/read/2013/05/22/15174633/inilah.balapan.sapi.tradisional.indonesia. [14 Juni 2013], 2013.

Palmer. Semantik. Diterjemahkan Kosadi Hidayat. Bandung: tidak diterbitkan, 2010.

Pradopo, Rahmat Djoko. “Stilistika” dalam Buletin Humaniora, No.1 Tahun 1994.Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM, 1994.

Pulungan, Anni Holila. “Kajian Etnolinguistik terhadap Peribahasa dalam Bahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Pragmatic Force (Daya Pragmatik)”. Artikel Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Medan: tidak diterbitkan, 2011.

Santosa, Imam Budhi. Kumpulan Peribahasa Indonesia dari Aceh sampai Papua. Yogyakarta: Indonesia Tera, 2009.

Soekanto, Soerjono. Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2017.

Sudaryat, Yayat. Makna dalam Wacana. Bandung: CV Yrama Widya, 2009

Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.




DOI: https://doi.org/10.15408/dialektika.v5i2.7103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, P-ISSN : 2407-506X E-ISSN : 2502-5201

Indexing by:

DOAJ CrossRef OCLC WorldCat Google Scholar BASE-Search IPI Portal Garuda UI Factor MoraRef http://sinta1.ristekdikti.go.id/images/sinta_logo.png

 

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats