BIDADARI DAN SI PENGGODA REPRESENTASI TOKOH-TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL STUDENT HIDJO

Novi Diah Haryanti

Abstract


Abstract: This paper examines the representation of women characters in the novel “Student Hidjo” (SH) and how the world of movement affects Mas Marco Kartodikromo in creating his female characters. In his depiction of the female character, Marco uses the European (Dutch) and the Javanese, or in post colonial terms the West (Dutch) and East binary opposition. By re-reading this literary work, it appears that Marco portrayed the native female character as angel while the Dutch female character as vampish. Marco also shows that European woman is not always perfect, independent, and superior, while the native woman is not always weak, ignorant, left behind, dan only thinking about the affairs of love (household).

 

Abstrak: Tulisan ini akan mengulas bagaimana representasi tokoh-tokoh perempuan dalam novel Student Hidjo (SH) dan bagaimana dunia pergerakan mempengaruhi Mas Marco Kartodikromo dalam menciptakan tokoh perempuan. Dalam menggambarkan tokohnya, Marco menggunakan oposisi binner Eropa (Belanda) dan Jawa atau dalam istilah pascakolonial Barat/Timur. Melalui hasil re-reading terhadap karya tersebut tampak bahwa Marco mencitrakan perempuan pribumi sebagai bidadari sedangkan perempuan Belanda sebagai si penggoda. Lewat Student Hidjo Marco memperlihat bahwa perempuan Eropa tak selamanya sempurna, mandiri, dan superior sedangkan perempuan pribumi tak selalu lemah, bodoh, tertinggal, dan hanya memikirkan urusan cinta (rumah tangga).

Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v4i1.7002


Keywords


student hidjo; mas marco kartodikromo; woman representation; native (east); dutch (west); student hidjo; marco kartodikromo; representasi perempuan; pribumi (timur) dan belanda (barat)

References


Bhabha, Homi K. The Location of Culture. London/NewYork: Routledge, 1994.

Hartanto, Agung Dwi. Karya Karya Lengkap Marco Kartodikromo: Pikiran Tindakan dan Perlawanan. Jakarta: [I:Boekoe], 2008.

Hatley, Barbara. “Pascakolonialitas dan Si Feminin dalam Sastra Indonesia Modern” dalam Keith Foulcher dan Tony Day (editor) Clearing A Space, Kritik Pascakolonial tentang Sastra Indonesia Modern. Jakarta: Yayasan Obor, 2006.

Kartodikromo, Mas Marco. Student Hidjo. Yogyakarta: Bentang Budaya, 2000.

Shiraisi, Takashi. Zaman Bergerak; Radikalisme Rakyat di Jawa 1912-1926. Terj. Hilmar Farid. Jakarta: Grafiti Pers, 1997.

Siregar, Bakri. Sedjarah Sastra Modern. Jakarta: Akademi Sastra dan Bahasa Multatuli, 1964.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, P-ISSN : 2407-506X E-ISSN : 2502-5201

Indexing by:

DOAJ CrossRef OCLC WorldCat Google Scholar BASE-Search IPI Portal Garuda UI Factor MoraRef http://sinta1.ristekdikti.go.id/images/sinta_logo.png

 

 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats