KONSEP DAKWAH PERSPEKTIF ULAMA BETAWI

Zakaria Zakaria

Abstract


Abstraks: Dakwah yang dikembangkan ulama Betawi melalui tiga bentuk, yaitu bi al-lisan, bi al-qolam dan bi al-hal. Jaringan intelektual ulama Betawi terkoneksi dengan jaringan enam guru utama ulama Betawi yaitu Guru Marzuqi, Guru Mansyur, Guru Mugni, Guru Madjid, Guru Romli dan Guru Kholid. Melalui jalur keenam guru utama ini, ulama Betawi sanad keilmuannya terkoneksi dengan ulama di Timur Tengah. Konsep dakwah yang dirumuskan ulama Betawi adalah dakwah yang berlandaskan akidah ahlu al-sunah wa al-jamaah, bertasawuf al-Ghazali dan bermazhab Imam Syafii.

Fokus analisis penelitian ini berdasarkan tiga hal, yaitu bagaimana konsep dakwah perspektif ulama Betawi, Apakah jaringan inteletual ulama betawi memiliki sanad keilmuan dengan ulama Timur Tengah?, Apa Konsep dakwah yang diterapkan oleh ulama Betawi?. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif melalui tiga tahap pengumpulan data, yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Subyek penelitiannya adalah KH. Abdullah Syafii di Perguruan Asy Syafiiyah Jakarta dan KH. Abdurrahman Nawi di Depok. Sebagai pisau analisis adalah teori jaringan ulama azyumardi Azra dan sistem dakwah Amrullah Achmad.

Kata kunci: Jaringan Intelektual, Ulama Betawi, Konsep Dakwah.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats