Pergeseran Peran Anak sebagai Agen Pengubah Struktur dalam Ekranisasi The Giver

nor islafatun

Abstract


ABSTRAK

Makalah ini bertujuan menganalisis perubahan-perubahan yang terjadi dalam ekranisasi The Giver terkait dominasi dan resistensinya untuk mengubah struktur masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teori alih wahana, sastra anak, serta kekerasan simbolik.Sebagai temuannya,terdapat perubahan peran anak sebagai agen pengubah struktur dalam ekranisasi The Giver. Jika dalam novel perubahan struktur dipercayakan pada anak-anak, dalam film peranan itu diberikan kepada remaja atau anak muda. Ekranisasi ini memasukkan unsur modernisasi dan modernitas itu sendiri menyisakan hubungan tarik-menarik terhadap praktik dominasi. Pada satu sisi modernitas mereduksi praktik dominasi, tapi di sisi lain justru semakin mendukungnya. Namun, sebagaimana direpresentasikan dalam ekranisasi The Giver, seberapapun kerasnya praktik dominasi beroperasi, selalu ada peluang pihak terdominasi untuk melawan demi menciptakan tatanan baru yang lebih baik. Perlawanan itu efektif ketika dilakukan anak muda ketimbang anak-anak. Tidak hanya oleh remaja laki-laki, tapi perlawanan atas dominasi juga sangat potensial dilakukan oleh remaja perempuan.

Abstract

The objectives of this research is to analyze the changes or differences which happens in the adaptation of The Giver related to domination and the resistance to change a structure of society. This reseach used qualitative approach and applied the theory of adaptaion, children’s literature, and symbolic violence. The adaptation of The Giver changes the subject who become agent of change, from children to teenagers or young people. In addition, it coveys modernization elements. In fact, modernizations gives two impacts to the domination practice. In one side it is able to reduce domination and on the other side it supports the domination practice. However, as represented in The Giver, dominated people always have chance to resist the domination. In addition, the resistance is easier to be done by young people rather than children. It is not only young men who can do resistance, but also young women.

DOI : 10.15408/bat.v23i2.5821


Keywords


domination, adaptation, The Giver, resistance, children’s literature.

Full Text:

artikel 6


DOI: https://doi.org/10.15408/bat.v23i2.5821

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered DOI and Indexed (click here) by :

 

Supported by :

Web Analytics Made Easy - StatCounter
lihat view disini

____________________________________________________________________________________
Journal Buletin Al-Turas | Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
ISSN Print : 0853-1692 E-ISSN : 2579-5848
Gd. Fakultas Adab dan Humaniora, Lt. 4, Jl. Tarumenegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan 15419 Indonesia
Phone: +6221 7443 329 Fax: +6221 7493 364
Email: alturats@uinjkt.ac.id