Analisis Perubahan Garis Pantai Kabupaten Jembrana dengan Menggunakan Citra Satelit Landsat 8

Mega Fitria Istiqomah, Sutrisno Sutrisno, Adi Wijaya

Abstract


 

Abstrak. Kabupaten Jembrana mempunyai posisi yang strategis secara geografis, sebagai pintu gerbang Bali bagian barat yang merupakan kunci pertukaran dan percampuran budaya serta penduduk. Daerah ini berbatasan langsung dengan Selat Bali sehingga mendapat pengaruh angin laut yang membangkitkan gelombang dan pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan garis pantai menggunakan teknologi penginderaan jauh pesisir Kabupaten Jembrana tahun 2013 hingga 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penginderaan jauh menggunakan citra satelit Landsat 8 dan metode survei lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan garis pantai tahun 2013 sampai 2014 mengalami abrasi sebesar 801.717 m2 dan akresi sebesar 1348.564 m2, tahun 2014 sampai 2015 mengalami abrasi sebesar 4921.561 m2 dan akresi sebesar 388.969 m2, terakhir di tahun 2015 sampai 2016 perubahan akibat abrasi terjadi sebesar 384.637 m2 dan akresi sebesar 4431.331 m2.

Abstract.Jembrana district has a strategic position geographically, as the gateway to west Bali which is the key exchange and the mixing of culture as well as residents. This area is directly adjacent to the Strait of Bali so it gets the sea breeze effect that evokes the waves and tides. The purpose of this study was to analyze the changes in the shoreline using remote sensing technology at Jembrana coast in 2013 to 2016. The method used in this research is the method of remote sensing using Landsat 8 satellite imagery and field survey methods to determine the actual condition. These results indicate that changes in the coastline of 2013 to 2014 experience abrasion of 801 717 m2 and accretion amounted to 1348,564 m2,2014 to 2015 experience abrasion of 4921,561 m2 and accretion amounted to 388 969 m2, the last in 2015 until 2016 the changes due abrasion occurs at 384 637 m2 and accretion amounted to 4431,331 m2.

 


Keywords


Citra Landsat 8;Kabupaten Jembrana; Perubahan Garis Pantai

Full Text:

PDF

References


Fandeli C. 2011. “Analisis Mengenali Dampak Lingkungan Pembangunan Pelabuhan.” Yogyakarta: UGM-Press. 211 hal.

Lillesand T.M. dan R.W. Kiefer, 1987. “Remote Sensing and Image Interpretation,” John Willey and Sons, Inc.

Sutanto, 1986. “Penginderaan Jauh Jilid I.” Gadjah Mada University Press. Bulaksumur, Yogyakarta.

Triatmodjo, B. 1999. “Teknik Pantai.” Beta Offset. Yogyakarta.

Wibisono, M. S. 2005. “Pengantar Ilmu Kelautan.” PT. Gramedia WIdiasarana Indonesia. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.15408/fiziya.v1i1.8989

DOI (PDF): https://doi.org/10.15408/fiziya.v1i1.8989.g4899 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats

Flag Counter

License

© Copyright CC BY-SA