Kedudukan Agama Dalam Konstitusi-Konstitusi Rusia

Nur Rohim Yunus

Abstract


Kedudukan agama pada era kekaisaran Rusia tidaklah mendapatkan tempat yang baik dalam kehidupan negara. Sehingga kemudian, saat Lenin melakukan revolusi negara dari Monarki menjadi Republik Sosialis, maka ia memanfaatkan dukungan dari kaum beragama untuk kepentingan negara. Sehingga saat dukungan sudah didapat, pemerintah melakukan penekanan besar-besar terhadap kaum beragama. Pemisahan agama dari negara pun dilakukan, bahkan agama dianggap candu bagi masyarakat, sebagaimana pendapat Karl Marx. Menurut pemerintah, agama hanya membuat rakyat tidak logis dan rasional.

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15408/adalah.v1i6.9035 Abstract - 0 PDF - 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.